Ketika Anak Kampung Lihat Puluhan Balon Udara

Perjalanan ke Saga tanggal 3 November 2016 ini sebenarnya adalah usaha yang kedua setelah ditahun sebelumnya saya beserta rombongan dari Kumamoto gagal menikmati festival balon udara.

FAI World Hot Air Saga Balloon Championship merupakan festival balon udara internasional yang diadakan pada setiap tahun. Pesertanya dari segala penjuru dunia dan berbagai macam balon udara yang cukup unik.

Pada tahun 2015, kita berangkat terlalu siang serta cuaca juga tidak mendukung sehingga saat sampai di lokasi, kita tidak bisa melihat balon udara terbang.

Berbekal pengalaman itu, di tahun berikutnya, 2016 kita memutuskan berangkat jauh lebih dini. Sekitar pukul 03:00 kita sudah meluncur dari Kumamoto.

Karena berangkat lebih awal, kita sampai di lokasi saat subuh. Hidup di negeri orang yang bukan mayoritas muslim tentu saja sulit menemukan Masjid ataupun Musholah. Kita sudah terbiasa memanfaatkan taman dan juga parkiran sebagai tempat sholat. Wudhu bisa memanfaatkan kamar mandi minimarket.

Selanjutnya adalah berburu sunrise. Kebodohan awal saya mulai nampak, karena ternyata saya tak membawa baterai kamera. Akhirnya tak bisa ikut belajar memanfaatkan kamera saya untuk mengambil indahnya pemandangan fajar pagi di Saga.

Beruntung handycam butut saya masih bisa digunakan untuk sekedar merekam beberapa kegiatan teman-teman, dengan kualitas gambar apa adanya. Karena tak tahan, saya juga sempat memaksa teman meminjamkan kameranya untuk saya cicipi, sekedar jepret sana sini, satu dua kali.

Pada pukul 06:45 pagi balon-balon berterbangan. Penuh warna warni dan juga beranekan ragam bentuk. Sebagai anak kampung, ini pengalaman pertama melihat puluhan balon-balon berterbangan dan menghiasi langit pagi. Indah.

Perjalanan hari itu diakhiri dengan mengunjungi Karatsu Castle dan kemudian melihat Karatsu Kunchi Matsuri yang merupakan festival tahunan pada musim gugur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here