Waspada! Ini Lebih Berbahaya dari Komunis

7,909 views

Jika selama ini banyak yang berkoar mengenai bahayanya Komunis, Firaun dan mungkin ada yang bilang Syiah juga. Maka pagi ini saya mendapati sesuatu yang jauh lebih mengerikan dibandingkan semua yang saya sebutkan tersebut.

Sebuah postingan mampir di timeline facebook saya berisi sebuah meme mengenai sebuah pose berfoto yang lagi trend dikalangan anak muda yang kemudian dihubung-hubungkan dengan faham Komunis, Firaun dan bahkan Syiah.

Astagfirullah …. Waspadalah waspadalah …. Mari saling mengingatkan ….” tulis akun Mayla Hnf di facebook.

Pada unggahannya terdapat gabungan tiga foto. Pertama foto para remaja SMA yang berpose sedemikian rupa hingga disamakan dengan dua foto berikutnya, yakni perempuan seorang petenis dan seorang lelaki yang berbusana layaknya Firaun atau pakaian Mesir kuno.

Di bagian bawah rangkaian foto ditulis jika siapapun yang pernah melakukan gerakan semacam yang ada di foto, maka harus bersyahadat lagi. Hal itu karena gerakan tersebut adalah salam kehormatan Firaun, salam kaum Syiah dan juga salam kaum komunis.

Apa kita perlu menghabiskan energi untuk menganalisis apakah yang disampaikan oleh akun Mayla Hnf itu benar? Saya termasuk yang sering menyarankan agar semua hal dipelajari dulu, namun dalam kasus ini tidak perlu banyak menghabiskan waktu. Pakai logika goblok-goblokan saja seperti sudah bisa memahami duduk perkaranya.

Karena saya jadi bingung, jadi apakah kalau melakukan gerakan itu kita jadi pengikut Firaun, Syiah ataupun Komunis? Emang bisa kita memiliki ketiga identitas itu sekaligus, tanpa ada pertentangan satu sama lain dari ketiga faman tersebut?

Bagaimana mungkin ada kesamaan gerakan sesederhana itu lantas kemudian dianggap sebagai perwujudan atas ideologi seseorang? Tidak ada diterangkan sedikitpun apalagi sampai ilmiah mengenai gerakan tersebut identik dengan Komunis ataupun Firaun.

Hanya kemudian dengan mudah menyarakan syahadat lagi.

Saya jadi teringat kisah tentang Gus Dur yang sering dikatai oleh pihak tertentu sebagai orang kafir.

“Gus, sampeyan ini banyak yang bilang telah kafir. Bagaimana itu, Gus?” kata penanya.

“Gampang, ya tinggal syahadat lagi kan jadi masuk Islam kembali” jawab Gus Dur ringan.

Tentu saja itu hanya sebuah kelakar. Silahkan dimaknai dari sudut pandang manapun. Hal yang penting dari dagelan itu menurut saya adalah jangan terlampau gampang menuduh atau mengkategorikan segala hal sebagai perwujudan dari tercerabutnya aqidah seseorang.

Parahnya, postingan yang jika dipandang dari sisi ilmiah ataupun yang lainnya sangat rendah kualitasnya tersebut ternyata mendapat repon yang sungguh luar biasa. Sejak diposting tanggal 12 Maret 2017, sedikitnya ada 5.800 kali dishare oleh para pengguna media sosial.

Fakta ini yang bagi saya tragedi sesungguhnya. Jikalau Syiah dianggap berbahaya, maka fenomena netizen yang gampang percaya meme model seperti itu sebenarnya jauh lebih berbahaya. Andai saja Komunis dan Firaun itu dikategorikan sebagai ideologi yang menyeramkan, maka rendahnya daya kritis umat terhadap informasi rendahan sejatinya berlipat kali tingkat kengeriannya.

Apakah ada yang lebih berbahaya dibanding menipisnya tingkat kesadaran umat terhadap kebenaran? Apakah ada yang lebih mengerikan dibandingkan umat yang gampang percaya atas informasi-informasi yang memiliki tingkat akurasinya mendekati nol? []

5 COMMENTS

  1. Maaf gan, ana tidak sependapat tentang yg anda utarakan kalau syiah,komunis dan fir’aun itu tdk berbahaya:/ .
    yg lebih bahaya dan harus di waspadai dari hal tersebut adalah org mengaku islam tapi MUNAFIK. ialah org islam, udah tau tdak boleh dilakukan tapi masih ttep di abaikan!

  2. coba baca kembali, kalimat mana yang membuat anda berkesimpulan bahwa saya menganggap apa-apa yang anda sebutkan itu tidak berbahaya?

    tidak sekalipun saya menyebutkan itu tidak berbahaya sekaligus saya juga tidak menyatakan itu bahaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here