Cara Mencari Tempat Sholat Selama di Jepang

619 views

Salah satu tantangan menjadi muslim di Jepang adalah mencari tempat untuk sholat. Tidak seperti di Indonesia yang banyak musala atau surau, di Jepang sedikit perlu perjuangan untuk bisa mendirikan sholat. Jadi ketika saya jalan-jalan keluar rumah untuk belanja atau ke tempat wisata, butuh cara tersendiri untuk mencari tempat sholat.

Banyak hal hingga membuat sholat di Jepang menjadi perlu sedikit usaha ekstra. Pertama adalah mengenai pengetahuan orang Jepang sendiri yang cukup minim mengenai Islam, sehingga banyak yang merasa aneh ketika memperhatikan seseorang melakukan gerakan sholat.

Belum lagi mengenai stereotip negatif mengenai Islam, hal ini tentunya selaras dengan meningkatnya Islamphobia di dunia barat, atau negara-negara yang muslim sebagai minoritas. Tidak semua orang bisa menerima Islam di sisi mereka, meski harus saya tekankan jika jumlah orang seperti itu di Jepang setahu saya sangat sedikit, sangat sedikit (saya sengaja mengulang).

Persoalan lain adalah mencari tempat wudhu. Hampir semua toilet di Jepang sistemnya toilet kering. Mereka tidak suka toilet yang basah, apalagi becek. Hal tersebut berlaku juga dengan wastafel. Sehingga, ketika wudhu yang sangat mungkin membuat cipratan-cipratan ke lantai atau keluar dari wastafel kurang disukai oleh orang Jepang. Bisa saja kita tak pedulikan mereka, karena kecil kemungkinan mereka berani memarahi kita secara langsung. Akan tetapi, yang kita takutkan adalah citra buruk Islam karena perilaku kita yang dianggap jorok.

Karena faktor-faktor tersebut maka untuk bisa menjalakan kewajiban kita sebagai muslim, yakni sholat ketika di tempat umum, perlu tips-tips khusus. Kita perlu sedikit berusaha mencari cara agar bisa sholat di tempat umum ketika di Jepang.

Biasanya, para turis atau wisatawan muslim yang datang ke Jepang akan sedikit kaget atau mungkin kesulitan dalam mencari tempat sholat. Saya pada saat awal-awal hidup di Jepang pun juga merasakan bagaimana untuk mencari tempat sholat di Jepang bukan perkara sederhana.

Suatu saat, ketika belum genap sebulan saya di Jepang, saya terpaksa sholat di kantor operator seluler. Tentu tidak di mushola, katena tidak mungkin mereka punya itu. Saya sembahyang di ruang pelayanan pelanggan, hanya berjarak beberapa meter dari istri saya yang masih berkomunikasi dengan customer service. Ketika itu waktu sholat sudah hampir habis dan saya tidak tahu tempat sholat yang layak. Bagi saya, itu sholat ‘paling ekstrem’ karena harus mendirikannya di kantor orang, ruang pelayanan pelanggan.

Seiringi berjalannya waktu, saya menemukan strategi sendiri tentang bagaimana bisa mendapatkan tempat sholat yang nyaman dan layak. Tentu saja, saya juga bertanya kepada para senior, orang yang lebih dahulu tinggal di Jepang.

Berdasarkan pengalaman saya, setidaknya ada tiga tempat paling sering saya gunakan untuk mendirikan sholat.

Pertama adalah fitting room sebuah toko pakaian. Ketika berada di mall atau suatu pusat perbelanjaan dan ingin mendirikan sholat, maka toko pakaian adalah sasaran paling favorit.

Saya mengambil celana atau baju dan kemudian menuju fitting room. Seolah-olah akan mencoba baju, namun sebenarnya di dalam saya sholat.

Catatan dalam memilih fitting room yang akan digunakan untuk sholat adalah cari pintunya yang tertutup penuh bagian bawahnya. Sebab banyak juga ruang ganti yang bagian bawah pintunya cukup tinggi terbuka, sehingga saat sujud atau duduk ketika sholat bisa dilihat orang dari luar.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam memilih fitting room sebagai tempat sholat adalah mengenai arah kiblat. Rata-rata ruangan ini sangat sempit, sehingga harus diperhatikan benar arahnya, jangan sampai ketika masuk malah kesulitan sebab arah kiblat dan kondisi ruangannya tidak memungkinkan.

Meski sebagai tempat favorit, menjalankan sholat di fitting room menyisakan sedikit ganjalan di hati saya. Sebab, saya seperti memanfaatkan ruangan orang lain untuk sholat. Ini seperti menggunakan tempat tanpa ijin.

Tempat kedua yang sering saya gunakan sebagai lokasi sholat selama di Jepang adalah taman.

Seorang teman pernah berkelakar, “jika di Indonesia di mana-mana ada musala, di Jepang di mana-mana ada taman”

Maksudnya, taman adalah tempat yang paling gampang di cari. Setiap radius kurang dari satu kilometer akan mudah menemukan taman. Maka taman merupakan lokasi paling gampang dicari untuk dipakai mendirikan sholat.

Selain soal jumlahnya, di setiap taman sudah pasti ada kran air sehingga memudahkan untuk mengambil air wudhu. Hampir tidak ada taman yang tidak memiliki kran air. Keuntungan lainnya adalah kenyamanan dan keteduhan.

Kekurangannya, terkadang taman adalah lokasi orang berkumpul dan juga anak-anak bermain. Sehingga, ketika sholat banyak yang memperhatikan. Tak jarang mereka memandang dengan sorot mata penuh tanda tanya.

Tempat ketiga yang bisa dimanfaatkan untuk sholat adalah parkiran. Biasanya mini market seperti Lawson, 7Eleven dan sejenisnya biasanya memiliki parkiran yang cukup luas. Hal lain memilih tempat ini adalah toilet. Mini market selalu memiliki toilet yang bisa dipakai untuk wudhu.

Akan tetapi, sholat di parkiran bukan tanpa kendala. Biasanya banyak orang lalu lalang, bukan perkara mudah bisa konsentrasi sholat diantara orang-orang yang hilir mudik. Harus pintar-pintar memilih sudut parkiran yang tepat agar tidak terganggu dengan keramaian warga yang lewat.

Itu dari cara mencari tempat sholat selama di Jepang. Semoga bisa membantu para wisatawan atau orang-orang yang baru tinggal di negeri sakura ini sehingga tak perlu harus meninggalkan sholat karena alasan tidak mendapatkan tempat.

3 COMMENTS

  1. Mantap mas tips nya.. bisa dicontoh itu..

    Kalo tips sholat jumat di Jepanh ada kah mas??

  2. Hallo Mas Dedi
    kalo salat Jumat memang terpaksa harus cari Masjid. Masalahnya kota kecil kayak Kumamoto Masjidnya cuma satu, tapi kalo kota besar macam Tokyo, ada belasan Masjid. Alamat dan lokasi banyak di google. Harus pinter-pinter nyari lokasi jalan-jalan yang terjangkau Masjid jika berpergian pas hari Jum’at.

  3. sekarang ada aplikasi halal gourmet sama japan masjid finder, jadi agak kebantu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here