Mencari Bahan Makanan Halal di Kumamoto Jepang

204 views

Muslim yang tinggal di Jepang akan merasakan sensasi tersendiri dalam berburu bahan makanan halal. Tidak banyak bahan makanan halal yang tersedia di pasaran, terutama untuk daging-dagingan. Terlebih untuk daerah-daerah yang bukan merupakan kota besar, seperti tempat tinggal saya saat ini, Kumamoto.

Perihal harga, mungkin tidak terpaut jauh dengan daging-daging yang tak berlabel halal. Tantangannya soal jumlah toko yang menyediankannya, bisa dihitung dengan jari lokasi yang menjual bahan makanan halal.

Mungkin hanya empat toko di Kumamoto yang pernah saya dan keluarga datangi untuk berburu bahan makanan berlabel halal.

A-Price

Lokasinya sekitar dua kilometer dari tempat tinggal saya. Dekat dengan beberapa lokasi belanja lainnya dan juga tak jauh dari taman bermain yang cukup besar, sehingga terkadang ke toko ini ketika sedang mengajak sang bocah bermain di taman.

Setahu saya hanya ada daging ayam berlabel halal di toko ini. Tidak ada daging sapi ataupun kambing. Hanya saja beberapa bahan makan sea food lumayan banyak, mulai kepiting, cumi hingga udang.

Daging ayam lokal Jepang juga tersedia di toko ini. relatif lebih murah, tetapi dagingnya cukup keras dibandingkan dengan daging impor dari Brazil.

Siswahyu Halal Food

Ini adalah tempat paling favorit bagi orang-orang Muslim yang tinggal di Kumamoto, Jepang. Orang Islam yang ada di Kumamoto, berasal dari negara manapun pasti mengenal tempat ini. Pasalnya, pemiliknya termasuk yang paling senior.

Pak Marlo adalah pemilik Siswahyu Halal Food yang sudah tinggal di Jepang selama belasan tahun. Sosoknya yang sangat aktif di Masjid Kumamoto serta lokasinya juga hanya berjarak kurang lebih 200 meter dari Masjid membuat toko ini sangat familiar bagi teman-teman muslim di Kumamoto.

Termasuk yang paling lengkap, mengingat toko ini memang khusus menjual makanan dan bahan makanan yang halal. Berbagai jenis daging, bumbu masakan hingga ‘makanan wajib’ orang Indonesia, mie instan.

Ini tempat paling saya suka, selepas sholat Jum’at biasanya mampir untuk belanja sekaligus ngegosip dengan Pak Marlu hingga berjam-jam. Maklum dapat kopi gratis, hehehe.

Miyahara

Toko ini juga menyediakan daging ayam berlabel halal. Sayang lokasinya cukup jauh dari temat tinggal saya hingga sangat jarang ke tempat ini. Hanya sesekali saja jika memang kebetulan sedang jalan-jalan ke toko-toko yang ada disekitarannya.

Di Miyahara tidak banyak pilihan, hanya ada daging ayam saja yang berlabeb halal. Hanya saja beberapa orang sering ke tempat ini lantaran ada bahan makanan seperti telur atau sayuran yang harganya cukup miring. Hingga, meski jauh ada juga yang menyukai berbelanja ke tempat ini.

Asian Food

Toko ini pemiliknya orang Jepang yang menikah denga wanita Philipina. Tidak ada daging ayam atau sapi berlabel halal di sini. Saya dan istri ke tempat ini hanya mencari ikan asin. Kebetulan beberapa mie instan asal Indonesia juga ada di toko yang dengan rumah saya terpaut jarak sekitar empat kilometer tersebut.

Waktu pertama kali ke toko ini saya sempat berbincang dengan pemilik toko, wanita asal Philipina. Ternyata dia sama sekali tidak mengerti soal apa itu makanan halal.

Jadi, sepertinya pemiliknya kebetulan saja ingin menjual makanan jadi dari Indonesia, tanpa punya pertimbangan soal kehalalannya. Dia juga baru tahu jika muslim hanya memakan makanan yang berlabel halal atau seafood saja.

Kita ngobrol lumayan lama juga, menjelaskan beberapa hal mengenai makanan halal. Berharap dia di kemudian hari memperbanyak makanan halal yang dijualnya sehingga muslim di Kumamoto semakin banyak pilihan untuk tempat belanja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here