Ooho, Kemasan Pengganti Plastik yang Bisa Dimakan

© sciencetimes.com

LazNews! – Sampah merupakan musuh banyak pihak seluruh belahan dunia. Banyak kota-kota di seluruh dunia tengah berjuang untuk menurunkan jumlah pemakaian sampah, terutama botol plastik bekas. Pasalnya, sampah jenis ini membutuhkan waktu yang sangat lama untuk melapuk atau dapat diurai secara alami.

Sebuah laporan yang diterbitkan oleh otoritas kota London pada hari Kamis (20/4/2017), mengatakan lebih dari 4.000 botol plastik telah dikeluarkan dari Sungai Thames selama satu bulan pada tahun lalu. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada permasalahan skala besar pada limbah.

Seperti yang dilansir oleh Reuters.com (13/4/2017), sebuah start-up dari London tengah berusaha mencari solusi untuk menciptakan wadah baru yang lebih ramah lingkungan dan bahkan bisa dikonsumsi sebagai pengganti penggunaan botol plastik. Di mana mereka menggunakan bola ‘Ooho’ atau sebuah bola transparan yang biodegrable. Sebelumnya, produk ini juga telah dikenalkan pada acara spesial di San Fransisco dan London.

Ooho memiliki selaput seperti jelly yang terbuat dari ekstrak tumbuhan dan rumput laut yang akan membusuk jika tidak dikonsumsi lebih dari empat hingga enam minggu. Sehingga penggunaan Ooho dinilai efisien dan praktis untuk konsumsi jangka pendek dan dapat menjadi jawaban atas permasalahan limbah botol plastik.

Peneliti dari Laboratorium Skipping Rocks, telah menghabiskan tiga tahun untuk mengembangkan Ooho. Sampai saat ini mereka mampu memproduksi hingga 2.000 bola per-hari. Mereka berharap dapat meningkatkan jumlah produksi dalam waktu dekat dan mampu memproduksi Ooho yang memiliki masa simpan produk yang lebih panjang dan dapat meningkatkan ketahanan membran.

Perusahaan menargetkan bahwa produk mereka dapat dikonsumsi masyarakat umum, khususnya untuk para atlet olah raga. Selain itu perusahaan juga berharap dapat memproduksi bola Ooho bukan hanya untuk penggunaan air murni namun juga air berasa termasuk alkohol, di mana sebagian masyarakat Inggris juga mengkonsumsi minuman yang beraneka rasa.

Jika Ooho sudah bisa diproduksi secara masal, maka tidak perlu lagi menggunakan botol kemasan dari plastik. Hal tersebut tentunya bisa mengurangi limbah plastik yang selama ini menjadi masalah cukup serius bagi lingkungan. (Dwi Andi)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here