Startup dari Australia Ini Mampu Ubah Ban Bekas Menjadi Bahan Bakar

© likefun.me

LazNews! – Selain limbah plastik dan elektronik, limbah berupa karet yang rata-rata dibuat menjadi roda atau ban kendaraan juga menjadi satu hal yang terus dipikirkan solusinya sampai saat ini.

Karet ban seperti itu di berbagai negara sangat menumpuk jumlahnya dan susah untuk diurai kembali jika hanya ditinggalkan begitu saja di tanah.

Untuk itu, sebuah startup dari Australia bernama Green Distillation Technologies (GDT) berpikiran bahwa adalah suatu hal yang sangat mungkin terjadi jika ban-ban karet itu dapat didaur ulang untuk menjadi barang lain yang lebih berharga, yaitu bahan bakar murni yang berasal dari perpaduan ban bekas dengan diesel.

Seperti yang dikutip dari NewAtlas.com (16/11/2016), memang terdengar sangat bagus dan hebat dalam teorinya, namun bagaimana pengukuran penciptaan bahan bakar minyak tersebut?

Menurut para teknisi di Queensland University of Technology (QUT) yang ikut dalam pengujicobaannya menjelaskan bahwa penggunaan pencampuran ban bekas dengan diesel ini sangat bagus dan menjanjikan. Tidak hanya mampu untuk menciptakan bahan bakar minyak dan juga mampu mereduksi emisi, kendaraan yang menggunakannya tidak akan kehilangan performanya.

“Kami menguji minyak yang GDT hasilkan dari dua material, yaitu bahan daur ulang alamai dan karet sintetis dengan mencampurkannya dengan diesel sebesar 10 dan 20 persen. Hasilnya, kendaraan yang menggunakan bahan bakar ini tetap mampu melaju dengan kecepatan standar seperti menggunakan bahan bakar pada umumnya,” ungkap Farhad Hossain, seorang kandidat doktor di QUT yang juga merupakan bagian dari studi ini.

Untuk itu, para peneliti akan mencoba membangun tempat di Tasmania yang mana terdapat sekitar 90 ribu ban bekas yang dapat diproses kemudian dijadikan bahan bakar. Rencananya, tidak hanya di Tasmania saja, melainkan di Queensland dan Australia bagian barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here