Juicer Seharga Rp 5,3 Juta Ini Menuai Kontroversi

310 views
© cnn.com

Jika biasanya juicer dijual dengan harga kurang dari satu jutaan, berbeda dengan juicer yang satu ini. Juicer yang diberi nama Juicero ini dijual seharga USD 400 atau setara Rp 5,3 juta. Alasan kenapa juicer tersbeut dijual dengan harga mahal karena bukan hanya mampu memeras buah dan sayuran menjadi jus yang lezat, alat ini juga mampu terhubung dengan internet.

Pada hari Rabu (19/4/2017), Bloomberg mengungkapkan bahwa dengan alat ini Anda bisa membuat jus yang sama seperti yang disediakan di restoran terkenal tanpa harus menguasai teknik khusus.

Namun, seperti yang dikutip dari CNN.com (21/4/2017), banyak orang yang meremehkan alat ini karena fungsinya yang sederhana tapi dibandrol dengan harga yang sangat mahal. Para netizen mengatakan melalui cuitan mereka di Twitter, bahwa harga yang ditawarkan tidak masuk akal untuk sebuah mesin penggiling buah dan sayur.

CEO Jeff Dunn mengatakan bahwa perusahaannya membuat produk inovatif yang akan mengubah cara orang mengkonsumsi buah dan sayuran. Ia menambahkan juga bahwa dengan juicero membuat hidup lebih mudah. Bahkan harga yang ditawarkan tidaklah sebanding dengan kemudahan dan manfaat yang didapatkan.

Dunn mengklarifikasi bahwa perusahaannya sedang mengerjakan misi pribadi untuk mengatasi permasalahan gizi dan obesitas dengan cara mengajak orang-orang mengkonsumsi  buah dan sayuran segar. Mereka berpendapat bahwa penggunaan Juicero sebenarnya jauh lebih murah dibandingkan dengan orang-orang yang lebih memilih membeli jus yang sudah jadi.

Pernyataan Dunn tersebut masih belum cukup meyakinkan para netizen. Mereka berpendapat dengan berbagai bentuk analogi, jika penggunaan Juicero tersebut terbilang sangat mahal. Apabila  alasannya karena kesehatan, banyak juga juicer yag lebih murah tapi juga tak kalah sehat dengan perangkat tersebut. Sayangnya hingga saat ini Dunn belum ada bentuk  pembelaan setelah banyak kritik yang menimpa produk barunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here