Siapa Lagi Jika Bukan Firaun?

Sebuah kalimat guyonan yang cukup pupuler belakangan ini, paling tidak sangat sering saya dengar atau baca dari beberapa unggahan teman di media sosial. Kalimat itu adalah: “Pengen misuh takut dosa”

Kalimat singkat yang menggabarkan seseorang dalam keadaan frustasi namun tak berani mengumpat lantaran dirinya tak ingin berdosa.

Dosa, idiom khas agama. Artinya, mereka yang menyatakan ungkapan di atas menempatkan agama sebagai pagar tertinggi. Sekesal apapun tidak mau melanggar aturan agama, yakni misuh atau mengumpat.

Mengumpat adalah salah satu cara seseorang menghempaskan beban yang menghimpit dadanya. Misuh bagian dari metode untuk muluapkan kekesalan atas keadaan yang membelenggunya. Namun dalam konteks tertentu dan sebagian orang menganggap mengumpat adalah perbuatan yang tak patut dalam kaca pandang agama, dosa.

Namun muncul lagi ungkapan yang menurut saya lebih dalam lagi. Ungkapan ini semacam “balasan” dari yang dibahas di atas. Namun bagi saya ini bukan sekedar balasan, akan tetapi ungkapan yang jauh lebih “kelam”.

“Pengen dosa takut misuh” bunyi ungkapan tersebut.

Apakah ini sekedar jawaban atau plesetan dari ungkapan yang dibahas di awal? Bisa jadi iya, tetapi jika mau sedikit “usil” maka saya meletakan ungkapan ini levelnya jauh lebih menyeramkan.

Ungkapan “Pengen dosa takut misuh” itu seperti pada keadaan dimana seseorang sudah sangat frustrasi hingga rela melakukan sesuatu yang dilarang agama, melakukan dosa. Tetapi dia tidak punya keberanian untuk misuh. Apa yang membuatnya takut?

Coba kita pikir lebih dalam, keadaan seperti apa hingga seseorang rela untuk berbuat dosa untuk meluapkan kekesalannya?

Coba kita renungkan lagi, keadaan masyarakat seperti apa sehingga pertimbangan untuk tidak misuh bukan karena dosa. Apakah ada yang dianggap lebih menakutkan dibandingkan hukum agama?

Siapa yang mampu menciptakan keadaan dimana seseorang terhimpit hingga ingin mengumpat namun akhirnya tidak berani? Ketidakberaniannya bukan lantaran batas-batas agama, dianggap ada yang lebih menakutkan dibandingkan dosa.

Siapa lagi jika bukan Firaun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here