Mencicipi Jupiter, Roller Coaster Terseram di Kijima Kogen Park

Jupiter Roller Coaster di Kijima Kogen Park memberikan pengalaman cukup menarik bagi saya. Meski sempat sedikit kecewa karena liburan tahun baru saya sekeluarga di Beppu, Jepang kali ini tidak dibarengi dengan turunnya salju.

Secara keseluruhan, anak saya senang berada di sini. Banyak wahana permainan yang bisa ia nikmati. Meski ada beberapa yang yang sebenarnya dia sepertinya berani namun karena ada syarat tinggi badan minimal 120 cm, maka bocah itu harus menahan keinginannya.

Saya sendiri terkesan satu wahana yang menurut saya cukup ekstrem. Meski ini bukan satu-satunya di dunia, namun bagi saya ini adalah pengalaman pertama. Saya menaiki roller coaster paling menyeramkan.

Tingkat kengeriannya bukan karena bentuk tracknya. Secara bentuk, rail coaster yang dinamai jupiter ini hanya menawarkan turunan curam dengan sudut 45 derajad, selebihnya hanya liuk-liuk kiri kanan. Ketinggian juga masih kalah dengan roller coaster di tempat lain. Tinggi maksimalnya 42 meter dan panjangnya 1,6 km.

Bagi saya, seramnya roller coaster ini terletak pada kontruksinya yang terbuat dari kayu. Melaju dengan kecepatan lebih dari 90 km/jam pada sebuah rel yang kontruksi penyangganya terbuat dari kayu. Hal lain yang membuat wahana ini jadi cukup ekstream adalah, usianya. Konon, wahana hasil desain dari Curtis D. Summers itu adalah yang roller coaster dari kayu tertua di Jepang.

Jupiter pertama kali beroperasi pada tahun 1992. Selain jadi yang pertama, Jupiter adalah satu-satunya roller coaster dari kayu yang beroperasi hingga pada tahun 1994 di Yomiuriland amusement park.

Durasi dalam menikmati roller coaster ini sekitar dua setengah menit. Saya tidak mengerti apakah ini ada hubungannya dengan bahannya yang terbuat dari kayu atau tidak, yang pasti menaiki Jupiter punya sensasi yang berbeda dengan roller coaster lainnya. Hentakan dan getarannya cukup kasar hingga punggung saya sedikit merasakan nyeri.

Kecepatannya juga menurut saya tidak terlalu tinggi, namun setiap berbelok atau meliuk saya merasakan hentakan yang kurang bersahabat bagi punggung. Ini mungkin juga karena saya waktu mengambil posisi awal kurang baik.

Meski demikian, secara umum roller coaster ini cukup menantang dari sisi history dan penampakannya. Mau coba Jupiter Roller Coaster di Kojima Kogen Park?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here