Ternyata Wanita Bisa Hamil Lagi Saat Sedang Mengandung

ruigsantos/Shutterstock.com

LazNews! –  Selama ini yang kita ketahui, saat seorang wanita tengah hamil tidak akan ada pembuahan lagi karena siklus menstruasi sudah berhenti. Namun ternyata hal tersebut dibantahkan oleh sebuah penelitian baru yang menyebutkan jika sangat mungkin sekali perempuan hamil ketika sedang mengandung.

Kondisi atau fenomena ini dalam istilah kedokteran disebut sebagai superfetation. Hal ini berarti, seorang wanita bisa memiliki dua janin yang berkembang dalam dirinya dalam waktu yang sama. Kasus ini sangat berbeda dengan bayi kembar, karena ada dua embrio yang dibuahi. Sedangkan untuk bayi kembar adalah satu embrio kemudian membelah.

Namun tenang saja, Anda tidak perlu panik berlebihan, kasus superfetation ini cukup langka. Berdasarkan sebuah penelitian yang diunggah di European Journal Obstetrics and Gynecology pada tahun 2008, kasus seperti ini hanya terjadi 10 kali saja dalam literatur ilmiah.

Memang banyak orang yang mengklaim mengalami kehamilan ganda, namun berdasarkan pada para peneliti setidaknya ada 10 kasus yang benar-benar terjadi atau nyata. Bahkan setelah penelitian tersebut diunggah, hanya ada beberapa kasus superfetation yang dilaporkan.

Pada tahun 2009, dilaporkan ada seorang wanita berasal dari Arkansas bernama Julia Grovenburg yang pada saat itu menjadi perbincangan yang hangat. Khususunya siaran televisi dan beberapa program kesehatan.

Julia Grovenburg dan sang suami baru mengetahui keberadaan janin kedua saat dokter melakukan pemeriksaan ultrasound. Kedua bayi diketaui lahir dengan selamat pada 2 Desember dan salah satunya memiliki usia yang lebih muda dua minggu.

Dan kasus lainnya terjadi pada tahun 2015, seorang wanita berasal dari Australia bernama Kate Hill. Kate Hill hamil lagi selang 10 hari kemudian, anaknya diberi nama Charlotte dan Olivia.

Superfetation ini biasanya umum terjadi pada hewan mamalia, contohnya saja kelinci, tikus, domba, kanguru, dan juga kuda. Pada hewan mamalia ini memang memiliki organ yang memungkinkan untuk kehamilan ganda

Dan sedangan untuk manusia sendiri kasusunya cukup jarang seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Hal ini karena tubuh wanita seperti memiliki ‘penangakal’ kehamilan saat sedang mengandung.

“Biasanya pelepasan sel telur akan berhenti setelah wanita hamil dan ada perubahan hormonal dan fisik yang bekerja sama untuk mencegah kehamilan lainnya” tulis C. Clairborne Ray di the New York Times Science Q&A, seperti yang tertera di ScienceAlert.com.

Namun untuk kasus superfetation ini, ada penjelasan lain yang menyebabkan sperma bisa membuahi sel telur. Sejauh ini, belum ada laporan perbedaan usia anak yang jauh hasil dari superfetation ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here